BPS Catat Nilai Ekspor Jakarta Capai 9,88 Miliar Dolar AS Januari Juli

Selasa, 01 September 2026 | 02:41:32 WIB
Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta melaporkan bahwa total nilai ekspor Jakarta secara akumulatif dalam kurun Januari hingga Juli 2026 berhasil menyentuh angka 9,87 miliar dolar AS (9.877,47 juta dolar AS), atau melaju naik sebesar 0,85 persen bila disandingkan dengan capaian periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Untuk migas tercatat senilai 44,48 juta dolar AS, terjadi kenaikan sebesar 135,59 persen. Sedangkan nilai ekspor non-migas tercatat senilai 9.832,99 juta dolar AS atau terjadi kenaikan 0,59 persen," kata Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto di Jakarta, Selasa.

Menurut keterangannya, pertumbuhan nilai ekspor nonmigas secara kumulatif dipopulerkan oleh kinerja sektor industri pengolahan yang tampil menjadi penyokong utama atas melajunya performa ekspor sepanjang periode Januari–Juli 2026 dengan kontribusi andil mencapai 97,83 persen.

"Ekspor sektor industri pengolahan yang naik cukup besar yaitu kendaraan dan bagiannya kemudian mesin dan perlengkapan elektrik serta ikan, krustasea dan juga moluska," kata Kadarmanto.

Secara akumulasi keseluruhan, kelompok kendaraan beserta komponennya, produk alas kaki, serta komoditas logam mulia dan perhiasan atau permata menyumbangkan porsi ekspor sebesar 51,56 persen dari keseluruhan total nilai ekspor DKI Jakarta pada kurun Januari sampai Juli 2026.

Dilihat dari lini kendaraan beserta komponennya, terekam laju kenaikan sebesar 12,31 persen secara kumulatif. Sebaliknya, dua komoditas utama lainnya yakni produk alas kaki serta logam mulia dan perhiasan kompak mencatatkan grafik penurunan.

"Alas kaki terjadi penurunan sebesar 6,96 persen secara kumulatif, begitu pula dengan logam mulia dan perhiasan atau permata juga turun sebesar 0,25 persen secara kumulatif," kata Kadarmanto.

Di samping itu, apabila ditinjau berdasarkan jajaran negara tujuan utama pengiriman, tiga besar pasar ekspor Jakarta dikuasai oleh Thailand, Amerika Serikat, serta Tiongkok.

Secara gabungan, nilai realisasi ekspor menuju ketiga negara tersebut menyumbangkan porsi sebesar 35,97 persen dari total keseluruhan ekspor DKI Jakarta pada rentang Januari sampai dengan Juli 2026.

Untuk raihan ekspor ke negara Thailand terdata berada di angka 1.363,52 juta dolar AS yang utamanya didominasi oleh produk logam mulia dan perhiasan atau permata dengan porsi 73,53 persen serta melonjak 140,52 persen secara kumulatif.

Selanjutnya, pengiriman ekspor menuju Amerika Serikat terekam sebesar 1.188,29 juta dolar AS yang dipimpin oleh komoditas alas kaki dengan porsi 49,68 persen, meski mencatatkan penurunan sebesar 4,18 persen secara kumulatif.

Adapun alur ekspor ke Tiongkok tercatat mencapai 995,78 juta dolar AS dengan dominasi komoditas lemak serta minyak hewani atau nabati yang mengamankan porsi 27,39 persen, atau tumbuh naik sebesar 2,26 persen.

Terkini