Sempat Pemalu, Maudy Ayunda Kini Bantu Generasi Muda Lewat Yayasan

Kamis, 03 September 2026 | 02:49:02 WIB
Founder dari Maudy Ayunda Foundation, Maudy Ayunda [FOTO: NET].

JAKARTA - Aktris, penyanyi, sekaligus Founder Maudy Ayunda Foundation, Maudy Ayunda membagikan pengalamannya memperoleh akses pendidikan serta sokongan dari banyak pihak. Pengalaman tersebut menjadi titik awal baginya untuk membuka peluang serupa untuk generasi muda lainnya.

Gagasan itu mulai tumbuh pada 2018. Saat itu, Maudy baru saja menuntaskan pendidikan sarjana dan sedang berada pada fase kehidupan yang membuatnya banyak merenungkan perjalanan pendidikan serta karier yang telah dilaluinya.

Di tengah rasa syukur atas bermacam peluang yang diperolehnya, Maudy menyadari bahwa pencapaiannya tidak terlepas dari peran orang-orang yang hadir dalam perjalanan hidupnya.

“Di tahun 2018 itu aku baru lulus S1, terus aku lagi dalam momen yang merasa sangat beruntung dan bersyukur sekali mendapatkan akses dan kesempatan dari bidang pendidikan ataupun karier aku pada saat itu,” ujar Maudy dalam Press Conference Maudy Ayunda Foundation, Selasa (1/9/2026).

Berawal dari pengalaman pribadi Pemeran film ‘Refrain’ tersebut mengungkapkan, perjalanan pendidikan serta karier bukan sebatas perihal usaha pribadi semata. Terdapat sejumlah sosok yang turut memberikan dorongan, kepercayaan, serta kesempatan sehingga dirinya dapat berkembang dan melangkah lebih jauh.

Pengalaman tersebut lantas membuat Maudy menyadari pentingnya kehadiran lingkungan yang sanggup mengenali dan memercayai potensi seseorang, khususnya sewaktu orang tersebut belum sepenuhnya yakin terhadap dirinya sendiri.

“Aku sadar betul bahwa the power of community, the power of being seen by people who truly believe in your potential, itu bisa sangat-sangat luar biasa,” ujar Maudy.

Menurutnya, dukungan seperti itu terasa kian bermakna karena dirinya pun pernah berada pada fase penuh keraguan. Di balik sosoknya yang dikenal publik, Maudy mengaku pernah memiliki kepribadian pemalu dan merasa tidak percaya diri.

“Apalagi aku yang sebenarnya personality-nya itu cukup pemalu, sangat insecure dan sangat penuh pertanyaan di dalam diri. Di situ aku percaya bahwa kesempatan tersebut membuka pintu kesempatan lainnya bagi anak muda,” tuturnya.

Ingin membuka kesempatan untuk anak muda Refleksi terhadap perjalanan tersebut kemudian membawa Maudy pada pemikiran bahwa kesempatan dapat menjadi titik perubahan dalam kehidupan seseorang. Menurut penjelasannya, saat seseorang memperoleh peluang yang tepat pada waktu yang tepat, kesempatan tersebut dapat berkembang menjadi perubahan yang lebih luas.

“Jadi ini semua tentang memberikan orang yang tepat dan kesempatan di waktu yang tepat, sehingga mereka bisa memberikan perubahan untuk hidupnya dan lingkungan sekitar,” kata Maudy.

Pemikiran itu pula yang kemudian menjadi salah satu fondasi mendirikan Maudy Ayunda Foundation. Maudy menginginkan pengalaman berupa akses, dukungan, serta kepercayaan yang pernah diterimanya dapat diteruskan kepada anak muda lainnya.

“Aku juga merasa bahwa aku punya privileges atau keberuntungan pada saat itu, sehingga aku mau membayarnya dan membuka kesempatan juga untuk orang lain,” ujarnya.

Alih-alih memandang keberuntungan yang didapatnya sebagai sesuatu yang berhenti pada pencapaian personal semata, Maudy memilih menjadikannya sebagai pemantik untuk menciptakan ruang bagi orang lain agar sanggup berkembang.

Lahirkan program mentorship dan beasiswa Dari inisiatif tersebut, Maudy lantas merancang program yang memberikan dukungan lebih luas kepada generasi muda melalui jalur pendidikan. Program itu diwujudkan dalam bentuk mentorship serta beasiswa.

“Dari situ muncullah ide untuk membuat program mentorship dan schoolarship yang aku harap bisa memberi dampak untuk Indonesia juga ke depannya, karena generasi muda Indonesia adalah kunci dan juga aset untuk negara,” ujar Maudy.

Bagi Maudy, generasi muda memegang posisi penting dalam menentukan arah masa depan Indonesia. Oleh sebab itu, membuka akses terhadap kesempatan belajar dan berkembang menjadi bagian dari upaya untuk mempersiapkan mereka menghadapi perjalanan berikutnya.

Gagasan yang berawal dari pengalaman personal tersebut kemudian berkembang menjadi bagian dari perjalanan Maudy Ayunda Foundation dalam memberikan kesempatan bagi generasi muda Indonesia.

Bagi perempuan berusia 31 tahun itu, pendidikan bukan cuma perkara menyerap pengetahuan di ruang kelas. Di dalamnya terdapat kesempatan untuk mengenali potensi, memperoleh kepercayaan, membangun keberanian, serta menemukan lingkungan yang dapat membantu seseorang tumbuh.

Pengalaman itulah yang ingin ia teruskan lewat Maudy Ayunda Foundation. Kesempatan yang dahulu membantunya membuka pintu dalam pendidikan dan karier, kini menjadi alasan bagi Maudy untuk ikut membukakan pintu bagi generasi muda lainnya.

Terkini