Avrist General Insurance Catat Premi Rp239 Miliar Hingga Juni 2026

Kamis, 03 September 2026 | 05:19:31 WIB
PT Avrist General Insurance.

JAKARTA - PT Avrist General Insurance mengantongi pendapatan premi bruto atau Gross Written Premium (GWP) senilai Rp239 miliar sepanjang periode semester I 2026.

Direktur Utama Avrist General Insurance, Dwi Wahyuni, mengungkapkan bahwa terdapat dua lini produk yang menyumbang porsi pendapatan premi terbesar bagi perseroan.

“Produk terbesar memang masih di asuransi harta benda atau properti itu sekitar 45% ya. Kemudian yang kedua itu di asuransi kendaraan bermotor, itu sekitar 41%,” ucapnya dalam konferensi pers One Avrist Synergy di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Dwi menjelaskan, untuk periode tahun ini pihak Avrist General Insurance mematok target pertumbuhan yang lebih agresif pada sektor lini usaha marine cargo.

Langkah akselerasi pada lini bisnis marine cargo tersebut akan dijalankan secara sejajar dengan fokus pengembangan pada sektor asuransi kendaraan bermotor.

Di samping pembenahan bisnis marine cargo, manajemen juga tengah aktif menggarap lini produk engineering, personal accident insurance, hingga casualty insurance.

“Itu bisa terdiri dari asuransi keuangan, asuransi penggelapan, dan baru-baru ini, minggu lalu kami me-launching e-travel,” bebernya.

Dwi menyampaikan pula bahwa hingga posisi Juni 2026, perseroan berhasil membukukan capaian laba bersih setelah pajak senilai Rp6 miliar.

Sementara itu, catatan total ekuitas perusahaan berada di angka Rp232 miliar. Guna memenuhi ketentuan batas minimum ekuitas Rp250 miliar pada akhir 2026, manajemen akan menempuh langkah penambahan modal.

“Komitmen dari pemegang saham itu besar sekali, dari Avrist Life atau Avrist Assurance sudah menyampaikan ke OJK dan saat ini sedang menunggu persetujuan OJK mengenai penambahan modal ke dalam General Insurance Avrist ya, jadi saat ini sedang dalam proses di OJK. Kemudian untuk tahun 2028 saat ini pun kami sedang berproses dengan strategic partner kami,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dwi menambahkan bahwa rasio kesehatan finansial perusahaan melalui Risk Based Capital (RBC) pada semester I 2026 tercatat di level 210 persen, dengan raihan total aset menyentuh Rp906 miliar.

Secara struktur kepemilikan saham, PT Avrist General Insurance dikuasai sebesar 99,65 persen oleh PT Avrist Assurance dan sisa 0,35 persen dimiliki oleh PT Bina Dana Hahade.

Terkini