NISP Akuisisi 20 Persen Saham Great Eastern Life Rp201,98 Miliar

NISP Akuisisi 20 Persen Saham Great Eastern Life Rp201,98 Miliar
Bank OCBC NISP.

JAKARTA - PT Bank OCBC NISP Tbk. (NISP) telah merampungkan proses akuisisi 20 persen saham PT Great Eastern Life Indonesia (GELI) dengan nilai transaksi mencapai Rp201,98 miliar.

Langkah pengambilalihan atas GELI oleh OCBC tersebut direalisasikan dalam rangka pembentukan Konglomerasi Keuangan Grup OCBC di Indonesia guna mematuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.30/2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (POJK PIKK).

Dalam struktur ini, OCBC bertindak selaku Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK), sedangkan GELI memegang peran sebagai entitas anggota Konglomerasi Keuangan.

“Dengan ini kami PT Bank OCBC NISP Tbk. dan PT Great Eastern Life Indonesia (GELI) mengumumkan bahwa pengambilalihan 20% saham GELI oleh OCBC, telah selesai dan efektif pada 1 September 2026,” tulis OCBC, dikutip dari keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (3/9/2026).

Manajemen menjelaskan, perseroan telah mengantongi berbagai izin yang disyaratkan, termasuk persetujuan OJK lewat Keputusan Dewan Komisioner OJK No.KEP-368/PD.02/2026 tanggal 21 Juli 2026 serta Surat Persetujuan OJK No.S-41/D.05/2026 tanggal 27 Juli 2026.

Di samping itu, pihak OCBC telah menyampaikan pemberitahuan ke Menteri Hukum RI serta mengantongi bukti penerimaan perubahan data perseroan dari Menkeu per 1 September 2026.

Seiring penuntasan transaksi ini, manajemen memastikan keterbukaan informasi yang disampaikan tidak memberikan dampak material negatif terhadap kegiatan operasional maupun kelangsungan bisnis perusahaan.

“Setelah penyelesaian pengambilalihan, perseroan secara langsung memiliki 20,00% saham GELI (termasuk 1 lembar saham preferen) yang memberi hak pengendalian bagi perseroan terhadap GELI,” jelas perseroan.

Sebelum merampungkan akuisisi GELI, OCBC juga telah menyelesaikan pengambilalihan 99,9999 persen saham PT OCBC Sekuritas Indonesia (PTOS) dengan total transaksi sebesar Rp455,201 miliar.

Berdasarkan pengumuman resmi yang dirilis di Harian Bisnis Indonesia edisi 14 Agustus 2026, kepemilikan saham PTOS yang diakuisisi OCBC sebelumnya dikuasai oleh Oversea-Chinese Banking Corporation Limited sebesar 98,9932 persen, PT Farnella Mandiri Utama sebesar 0,6244 persen, dan PT OCBC NISP Ventura sebesar 0,3823 persen.

“Dengan ini kami PT Bank OCBC NISP Tbk. (NISP) dan PT OCBC Sekuritas Indonesia (PTOS) mengumumkan bahwa pengambilalihan 99,9999% saham PTOS oleh OCBC telah selesai dan efektif pada 13 Agustus 2026,” ungkap manajemen.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index