BCA Syariah Tegaskan Sertifikat Halal Jadi Nilai Tambah Bagi UMKM

Kamis, 03 September 2026 | 06:44:32 WIB
BCA Syariah.

JAKARTA - BCA Syariah menilai kepemilikan sertifikat halal mampu memberikan nilai tambah bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama dalam menyongsong implementasi Wajib Halal per Oktober 2026.

“Sertifikat halal bagi UMKM dapat menjadi jaminan kualitas produk, meningkatkan kepercayaan konsumen, sekaligus menjadi pintu pembuka keberkahan dalam usaha yang dijalankan,” kata Direktur BCA Syariah Ina Widjaja dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Di samping pemenuhan sertifikasi halal, Ina mengungkapkan bahwa pemberian edukasi pengelolaan keuangan kepada para pelaku UMKM menjadi elemen krusial untuk mendorong kemajuan bisnis serta memperkuat ekosistem rantai nilai halal di tanah air.

“Sertifikasi halal, ilmu pengelolaan keuangan, dan pengetahuan tentang produk BCA Syariah merupakan langkah awal untuk meraih peluang menuju kesuksesan dan keberkahan dalam perjalanan usaha,” ujar Ina.

Guna mendukung kelancaran usaha dan kesiapan regulasi tersebut, BCA Syariah berkolaborasi dengan Istiqlal Halal Center (IHC) menyalurkan sertifikat halal kepada 49 pelaku UMKM di kawasan Jabodetabek.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya kami dalam mendukung ekosistem ekonomi syariah dan industri halal di Indonesia,” kata Ina.

Bukan sekadar penjaminan kehalalan produk, BCA Syariah turut memberikan pembekalan manajemen keuangan agar para pengusaha dapat mencatat alur kas secara teratur, memisahkan modal kerja dari kas rumah tangga, serta mengukur laba secara presisi.

Para peserta pelatihan juga dibekali pemahaman mengenai beragam sarana perbankan BCA Syariah, seperti fasilitas QRIS hingga produk tabungan dan investasi untuk menunjang ekspansi usaha.

Ina menambahkan, sinergi BCA Syariah dan Istiqlal Halal Center menjadi langkah riil dalam mendampingi perjalanan finansial masyarakat sejak tahap awal, termasuk bagi para pemilik UMKM.

Melalui program Peduli Sejahtera, BCA Syariah konsisten meluncurkan berbagai inisiatif pembinaan UMKM, di antaranya program WEpreneur serta pelatihan UMKM mustahik yang bekerja sama dengan BAZNAS.

Secara kinerja hingga Juli 2026, BCA Syariah membukukan lonjakan pembiayaan Usaha Kecil dan Menengah (SME) hingga 21,2 persen dengan nominal mencapai Rp1,1 triliun.

Pertumbuhan positif tersebut utamanya ditopang oleh penyaluran pembiayaan pada sektor perdagangan eceran dan besar yang menyumbang 21,7 persen dari total pembiayaan SME.

“Selain itu, perkembangan ini juga turut didukung oleh industri rumah tangga, serta industri pengolahan,” ujar Ina.

Terkini