Upaya KAI Tingkatkan Fasilitas Integrasi Karet dan Sudirman Baru

Sabtu, 05 September 2026 | 21:00:32 WIB
Stasiun Karet Dan Sudirman Baru.

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memperkuat integrasi Stasiun Karet dengan Stasiun Sudirman Baru demi mempermudah aksesibilitas masyarakat menuju layanan Commuter Line.

Langkah pengembangan tersebut diwujudkan melalui penataan area sekitar Stasiun Karet serta penyediaan fasilitas penghubung langsung ke Stasiun Sudirman Baru.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menerangkan bahwa Stasiun Karet tetap difungsikan sebagai salah satu pintu akses masuk bagi para pengguna jasa.

“Stasiun Karet tetap memiliki peran sebagai pintu akses pelanggan. Melalui pengembangan fasilitas ini, KAI menata akses dan area pendukung agar pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman, aman, dan tertata yang terpusat di Stasiun Sudirman Baru,” ujar Anne.

Guna mempermudah mobilisasi, KAI menyiapkan satu unit travelator datar sepanjang 20 meter dan dua unit travelator vertikal sebagai sarana penghubung antarstasiun.

Kehadiran travelator ini dirancang agar para penumpang dapat berpindah dari kawasan Stasiun Karet menuju Stasiun Sudirman Baru secara lebih lancar.

Anne menegaskan bahwa Stasiun Karet serta Stasiun Sudirman Baru tetap mengemban fungsi operasionalnya masing-masing secara beriringan.

Di sisi Stasiun Karet, KAI juga meningkatkan penataan lanskap, penyediaan drop off zone untuk kendaraan umum maupun ojek online, hingga penataan koridor pejalan kaki.

Sementara pada sisi Kendal, perbaikan dilakukan melalui penambahan eskalator, kanopi selasar, serta penataan area pedestrian demi mengurai kepadatan lalu lintas.

Langkah integrasi ini mendesak dilakukan mengingat akumulasi pergerakan pengguna di kedua stasiun mencapai 6.702.680 aktivitas pelanggan sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Secara rincian, Stasiun Karet mencatatkan 4.909.334 aktivitas penumpang, sedangkan Stasiun Sudirman Baru melayani 1.793.346 aktivitas perjalanan.

“Melalui pengembangan Stasiun Karet dan konektivitas menuju Stasiun Sudirman Baru, KAI menghadirkan akses pelanggan yang lebih tertata dengan fasilitas pendukung perjalanan yang semakin baik. Penguatan fasilitas ini mendukung pengalaman perjalanan Commuter Line yang lebih nyaman bagi masyarakat,” ujar Anne.

Proyek penguatan konektivitas ini sekaligus menjadi catatan perjalanan transportasi rel di Jakarta, di mana Stasiun Karet telah beroperasi sejak 1922 dan Stasiun Sudirman Baru mulai beroperasi pada rentang 2017–2018.

Terkini