Insta360 Rilis Spatial Capture, Ubah Video Jadi 3D 28 September

Sabtu, 19 September 2026 | 23:06:00 WIB
Insta360 Rilis Spatial Capture, Ubah Video Jadi 3D 28 September

ONLINEKINI.ID — Insta360 menyiapkan fitur Spatial Capture yang mengubah rekaman video menjadi adegan 3D yang bisa dijelajahi, hadir lewat tab baru di aplikasi Insta360 mulai 28 September. Fitur ini memakai teknologi 3D Gaussian Splatting dan menyasar pengguna kamera X6, X5, serta X4 Air. Langkah ini menandai pergeseran Insta360 dari sekadar perangkat 360 derajat ke pengalaman imersif berbasis perangkat lunak.

Pengguna di Amerika Serikat menjadi yang pertama mendapat akses pada 28 September. Belum ada keterangan resmi soal jadwal rollout ke pasar lain, termasuk Indonesia.

Apa yang Bisa Dilakukan Spatial Capture

Spatial Capture mengubah video yang sudah direkam menjadi adegan 3D yang bisa ditelusuri dari berbagai sudut. Teknologi di baliknya adalah 3D Gaussian Splatting, metode yang merekonstruksi ruang tiga dimensi dari data visual.

    Insta360 menegaskan pengguna tidak perlu peralatan tangkap khusus atau alur kerja rumit. Cukup rekam video dengan kamera yang didukung, lalu proses di aplikasi.

    Pendekatan ini membedakan Insta360 dari kamera 360 derajat konvensional. Alih-alih sekadar memutar sudut pandang pada satu bidang, pengguna bisa masuk dan menjelajahi ruang hasil rekaman.

    Perangkat yang Didukung

    Dukungan Spatial Capture dibatasi pada tiga model: X6, X5, dan X4 Air. Ketiganya merupakan kamera 360 derajat keluaran Insta360 yang selama ini diposisikan untuk konten aksi dan dokumentasi perjalanan.

    Pemilik model di luar daftar itu belum mendapat kepastian apakah akan kebagian fitur serupa. Insta360 juga tidak menyebut syarat versi aplikasi minimum yang harus dipasang.

    Kenapa Fitur Ini Penting

    Selama ini konten 3D dan ruang virtual identik dengan perangkat mahal atau proses pascaproduksi panjang. Spatial Capture memangkas hambatan itu dengan menjadikan video biasa sebagai bahan mentah.

    Bagi pengguna Indonesia, fitur semacam ini berpotensi dipakai untuk dokumentasi properti, virtual tour destinasi wisata, hingga konten arsitektur. Pasar konten imersif lokal memang masih kecil, tetapi permintaan untuk tur virtual terus tumbuh.

    Insta360 sendiri dikenal agresif merilis pembaruan perangkat lunak untuk memperpanjang umur produk. Strategi itu membantu mereka bersaing dengan merek kamera aksi lain yang lebih fokus pada spesifikasi keras.

    Pertanyaan berikutnya adalah seberapa cepat Insta360 memperluas ketersediaan Spatial Capture ke wilayah lain. Pengguna di luar Amerika Serikat masih harus menunggu pengumuman resmi soal tanggal dan cakupan negaranya.

Terkini