Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah Capai 9,16 Persen Hari Ini di 2026

Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah Capai 9,16 Persen Hari Ini di 2026
Cabai Rawit.

JAKARTA - Pergerakan harga kebutuhan pokok nasional di pasar tradisional pada Rabu (19/8/2026) terpantau bervariasi. Sejumlah komoditas mengalami lonjakan harga, utamanya pada kelompok cabai, sedangkan beberapa bahan pangan lainnya tercatat melandai.

Berdasarkan penghimpunan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, tren harga beras memperlihatkan dinamika beragam pada Rabu (19/8/2026). Komoditas beras kualitas bawah I bertahan di angka Rp14.800 per kilogram, serta jenis beras kualitas bawah II stabil pada posisi Rp14.650 per kilogram.

Sementara itu, varian beras kualitas medium I mengalami kenaikan 0,61 persen menuju Rp16.500 per kilogram, lalu beras kualitas medium II merangkak naik 0,31 persen menjadi Rp16.300 per kilogram.

Untuk kelompok beras kualitas super I bertahan di level Rp17.750 per kilogram, sedangkan beras kualitas super II mengalami peningkatan sebesar 0,29 persen ke posisi Rp17.250 per kilogram.

Di kelompok bumbu dapur jenis bawang, patokan harga bawang merah ukuran sedang menyusut 0,89 persen menjadi Rp39.000 per kilogram. Di samping itu, pasokan bawang putih ukuran sedang melorot 0,74 persen di angka Rp40.200 per kilogram.

Adapun lonjakan harga terjadi secara menyeluruh pada aneka varian cabai. Banderol cabai merah besar terangkat 0,61 persen menjadi Rp49.250 per kilogram, sementara cabai merah keriting naik 0,88 persen ke angka Rp51.300 per kilogram.

Harga cabai rawit hijau terkatut naik 3,88 persen menjadi Rp56.200 per kilogram. Lonjakan paling drastis dialami oleh cabai rawit merah yang melambung 9,16 persen hingga menyentuh Rp67.350 per kilogram.

Pada kelompok komoditas hewani, patokan harga daging ayam ras segar merangkak 1,71 persen menjadi Rp41.750 per kilogram. Sementara itu, daging sapi kualitas I ajek di level Rp151.400 per kilogram, serta daging sapi kualitas II terkatut naik tipis 0,14 persen ke posisi Rp142.450 per kilogram.

Pada komoditas pemanis, patokan gula pasir kualitas premium bertahan di angka Rp20.300 per kilogram. Serupa, varian gula pasir lokal juga tidak bergerak dari posisi Rp19.050 per kilogram.

Untuk sektor minyak goreng, varian minyak goreng curah stabil pada Rp20.450 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek I naik 0,21 persen menjadi Rp24.300 per kilogram, lalu minyak goreng kemasan bermerek II bertahan di Rp23.500 per kilogram.

Di sisi lain, komoditas telur ayam ras segar mencatatkan penurunan sebesar 0,34 persen sehingga harganya menjadi Rp29.350 per kilogram.

Secara umum, peta harga komoditas pangan pada 19 Agustus 2026 cenderung menunjukkan tren kenaikan di beberapa sektor. Kenaikan paling tajam dicatatkan oleh cabai rawit merah hingga 9,16 persen ke level Rp67.350 per kilogram, yang disusul oleh cabai rawit hijau sebesar 3,88 persen.

Sebaliknya, komoditas bawang merah, bawang putih, serta telur ayam ras terpantau mengalami koreksi penurunan harga di pasaran.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index