JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada sesi perdagangan Rabu (26/8/2026).
Mata uang rupiah bergerak naik sebesar 0,19 persen atau setara 34 poin ke posisi Rp17.689 per dolar AS pada pembukaan transaksi pagi hari.
Di saat bersamaan, indeks dolar AS (DXY) terpantau melandai tipis 0,01 persen menuju level 98,90.
Adapun pada penutupan perdagangan Selasa (25/8/2026), mata uang rupiah sempat mengakhiri sesi dengan koreksi tipis sebesar 2 poin di posisi Rp17.723 per dolar AS.
Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi memperkirakan bahwa pergerakan rupiah sepanjang hari ini akan cenderung fluktuatif sebelum ditutup melemah di kisaran Rp17.730 hingga Rp17.750 per dolar AS.
Berikut adalah rincian kurs jual dan beli dolar AS pada sejumlah perbankan nasional:
PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) menetapkan e-rate beli sebesar Rp17.690 dan e-rate jual Rp17.710 per dolar AS. Sementara untuk TT counter dan bank notes, BCA mematok angka beli Rp17.510 serta jual Rp17.790.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) memasang tarif e-rate beli Rp17.678 dan jual Rp17.734. Untuk kategori TT counter, BRI menetapkan kurs beli Rp17.565 dan kurs jual Rp17.865 per dolar AS.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menetapkan special rate beli sebesar Rp17.690 dan jual Rp17.720. Adapun untuk TT counter dan bank notes, Bank Mandiri menetapkan harga beli Rp17.490 serta harga jual Rp17.790 per dolar AS.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) menetapkan special rate beli Rp17.688 dan jual Rp17.718. Sementara pada TT counter, harga beli berada di level Rp17.490 dan jual Rp17.790, serta bank notes di posisi beli Rp17.540 dan jual Rp17.840 per dolar AS.