JAKARTA - Mulai dari perawatan kulit bertingkat hingga trik kelembapan ganda ala Jepang, memiliki kulit wajah yang sehat dan memancarkan kilau alami senantiasa menjadi pusat perhatian di ranah kecantikan.
Langkah ini bertujuan untuk menciptakan dasar yang sempurna sebelum proses merias wajah dimulai.
Sejalan dengan konsep estetika anggun yang kini tengah digandrungi, tren cloud skin muncul menjadi topik pembicaraan yang hangat.
Makeup artist profesional Cristina G Nuevo, mengungkapkan bahwa semua orang mendambakan riasan yang lebih ringan musim ini, melansir Hello! Magazine, Minggu (30/8/2026).
Pesona cloud skin dan tips mengaplikasikannya
Aneka tren kecantikan silih berganti menghiasi jejaring media sosial, namun cloud skin menjadi salah satu metode yang sangat berharga untuk dicoba, khususnya bagi orang-orang yang sudah memasuki usia paruh baya.
"Tren ini tidak bertujuan untuk mendapatkan hasil akhir ultra-dewy yang selama ini mendominasi media sosial dan karpet merah, tetapi juga tidak memberikan kesan matte yang kering atau datar. Tren ini berada di jalan tengah yang jauh lebih menyanjung," jelas Nuevo.
"Kulit terlihat halus dan seimbang, dengan pori-pori yang tersamarkan serta kilau halus yang didapat dari persiapan kulit yang matang, bukan dari pulasan highlighter yang berlebihan," tambahnya.
Keunggulan bagi wanita usia 40-an
Berita terbaik bagi kaum wanita di atas usia 40 tahun adalah gaya riasan ini sama sekali tidak akan menonjolkan garis halus maupun kerutan.
Keunggulan tersebut menjadikan cloud skin sebagai teknik merias yang sangat pas, kendati pada dasarnya tetap menawan saat diterapkan oleh siapa saja.
"Salah satu hal terbaik dari tren ini adalah ia sekadar menonjolkan kecantikan alaminya. Kulitmu tetap terlihat seperti kulit pada umumnya, hanya saja lebih merata, segar, dan bercahaya," ucap Nuevo.
Ia melanjutkan, keuntungan besar dari tren ini adalah dapat melembutkan fitur wajah, tidak terlalu memperjelas tekstur kulit, dan memberikan hasil akhir yang sangat menawan pada semua jenis wajah.
"Jika kamu berusia 20-an, tampilannya terlihat fantastis karena mempertahankan kesan segar dan ringan yang sangat dicari pada usia tersebut," sebut Nuevo.
Sementara itu, bagi wanita yang telah berusia 40 tahun ke atas, ia menambahkan bahwa cloud skin tidak membuat fitur wajah terkesan kaku atau menyebabkan kulit tampak kering, serta menghindari efek kilap berlebih yang riskan mempertegas pori-pori, garis halus, maupun tekstur yang tidak merata.
Tips menerapkan cloud skin
Cloud skin berfokus pada hasil riasan yang minimalis. Menariknya, setiap tahapan untuk memperoleh tampilan wajah ini terbilang sangat mudah dipraktikkan bahkan bagi seorang pemula.
"Jika kulitmu tidak dipersiapkan dengan baik, kamu tidak akan pernah mendapatkan hasil akhir riasan yang bersih dan berfokus lembut seperti ciri khas tampilan ini," kata Nuevo.
Idealnya, pengguna perlu mengaplikasikan formula yang mampu menghidrasi, tetapi tetap ringan agar kondisi kulit terasa nyaman serta segar tanpa beban berlebih.
"Tujuannya bukanlah kulit yang mengilap, melainkan kulit yang seimbang," lanjut dia.
Ketika mengaplikasikan riasan, ia menyarankan agar menyatukan produk tanpa coverage yang terlalu tebal. Oleh sebab itu, hindari penggunaan alas bedak yang berat dan berdaya tutup tinggi.
"Lebih baik pilih formula cair, skin tint, atau light foundation dengan hasil akhir semi-matte yang alami. Fokuslah meratakan warna kulit sambil tetap membiarkan rona alami kulitmu bersinar," tutur Nuevo.
Penyempurnaan fitur wajah
Begitu riasan dasar terbaur secara merata, penggunaan produk korektor penyamar noda seperti concealer wajib dibubuhkan secara bijak dan tepat sasaran.
"Gunakan hanya di titik-titik tertentu, seperti di bawah mata, di sekitar sisi hidung, atau pada area kecil yang kemerahan, bukan diaplikasikan layaknya foundation kedua," ucapnya.
Aga wajah tampak semakin segar serta berseri, pemakaian produk dengan tekstur cair menjadi opsi yang paling ideal.
"Tekstur krim atau cair bekerja dengan sangat brilian. Blusher krim yang menyatu dengan baik akan memberikan kesegaran tanpa merusak hasil akhir yang lembut itu. Hal yang sama berlaku untuk bronzer, yang sebaiknya tipis-tipis saja tanpa garis yang tegas," terang Nuevo.
Sebagai langkah penutup, pastikan untuk membubuhkan produk pengunci riasan seperti setting powder secukupnya saja.
"Setting powder gunakan hanya di area yang benar-benar kamu butuhkan. Diaplikasikan sedikit di area T-zone sangat ideal untuk mengurangi kilap dan menghaluskan tekstur kulit tanpa membuat bagian wajah lainnya terlihat datar," terang Nuevo.
"Namun, jika kamu membaurkannya ke seluruh wajah, kamu akan kehilangan dimensi lembut yang menawan itu," pungkasnya.