Kaitan Antara Mata Minus Tinggi Dan Risiko Olahraga Angkat Beban

Senin, 03 Agustus 2026 | 04:38:32 WIB
Ilustrasi Angkat Beban.

JAKARTA - Anggapan bahwa penderita mata minus tinggi dilarang melakukan aktivitas angkat beban berat tidak sepenuhnya keliru. Namun, batasan ini juga tidak bisa disamaratakan untuk setiap orang.

Sejumlah penelitian menemukan adanya kaitan antara latihan beban sangat berat dengan risiko terjadinya ablasio retina pada sebagian penderita miopia tinggi.

Miopia terjadi akibat ukuran bola mata yang lebih panjang dari batas normal. Kondisi tersebut membuat bayangan jatuh di depan retina serta menyebabkan lapisan retina meregang dan menipis.

Berdasarkan publikasi dalam jurnal Epidemiology, orang dengan miopia tinggi yang rutin melakukan heavy lifting memiliki peluang 4,4 kali lebih besar mengalami ablasio retina dibanding kelompok yang tidak melakukannya.

Meski begitu, para peneliti menekankan bahwa temuan tersebut sekadar menunjukkan hubungan asosiasi, bukan membuktikan bahwa angkat beban merupakan penyebab langsung lepasnya retina.

Saat seseorang mengangkat beban sangat berat, timbul kecenderungan melakukan manuver Valsalva atau menahan napas sambil mengejan.

Tindakan tersebut memicu peningkatan tekanan rongga dada, tekanan pembuluh darah vena, hingga kenaikan sementara tekanan di dalam bola mata (intraocular pressure).

Pada lapisan retina yang rapuh akibat miopia tinggi, perubahan tekanan mendadak tersebut dikhawatirkan dapat memicu robekan hingga komplikasi ablasio retina.

Memiliki mata minus tinggi bukan berarti seseorang harus berhenti total dari aktivitas fisik atau menghindari olahraga latihan beban.

Kendati demikian, penderita miopia tinggi yang memiliki riwayat penipisan retina (lattice degeneration), robekan, atau ablasio retina disarankan untuk jauh lebih berhati-hati.

Guna memastikan keamanan olahraga, penderita miopia tinggi yang hendak menjalani program latihan beban intensitas tinggi dianjurkan untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan retina ke dokter spesialis mata terlebih dahulu.

Terkini