Masyarakat Harus Waspada Terhadap Enam Ciri Anjing Rabies Ini

Kamis, 10 September 2026 | 04:18:02 WIB
Ilustrasi Anjing Rabies.

JAKARTA - Anjing hingga kini masih menjadi hewan utama yang paling sering menularkan virus rabies kepada manusia.

Oleh karena itu, penting bagi para pemilik hewan maupun masyarakat luas untuk mengenali tanda-tanda infeksi agar dapat meningkatkan kewaspadaan.

Penularan virus ini dapat terjadi melalui kontak air liur, cakaran, maupun gigitan dari hewan yang terinfeksi.

Selain anjing, beberapa hewan lain seperti kucing, kelelawar, dan kera juga berpotensi membawa virus berbahaya tersebut.

Gigitan hewan yang terinfeksi dapat menyebabkan manusia tertular rabies, yang dalam beberapa kasus bisa berdampak fatal hingga berujung kematian.

Dikutip dari laman Vet Village, terdapat enam indikasi utama yang memperlihatkan seekor anjing telah terjangkit virus tersebut.

Ciri pertama adalah adanya perubahan perilaku secara mendadak, di mana anjing yang semula tenang berubah menjadi sangat gelisah dan tidak bisa diam.

Ciri kedua terlihat dari kesulitan menelan akibat virus yang mulai merusak dan mengganggu fungsi otot-otot tubuh.

Ciri ketiga ditandai dengan keluarnya air liur secara berlebihan dan tidak wajar bila dibandingkan dengan kondisi normal.

Ciri keempat adalah munculnya kejang hingga kelumpuhan akibat hilangnya kendali penuh atas sistem saraf dan otot.

Ciri kelima ditunjukkan dengan timbulnya rasa takut terhadap air yang dipicu oleh ketidakmampuan fisik untuk menelan cairan.

Ciri keenam adalah peningkatan sifat agresif seperti sering menggonggong, mengeram, hingga menyerang tanpa alasan yang jelas.

Meskipun sifat agresif tidak selalu menandakan rabies, pemilik tetap disarankan segera memeriksakan hewannya ke dokter hewan demi keamanan.

Terkini