JAKARTA - Kylian Mbappe kembali mengekspresikan rasa sayangnya kepada Real Madrid seusai merampungkan dua musim seragam klub berjuluk Los Blancos. Mbappe membeberkan bahwa mengenakan jersey Real Madrid merupakan cita-cita yang telah lama ia idamkan sejak masa kecil.
Menurut penyerang asal Perancis ini, memperkuat Los Galacticos mampu mengangkat derajat seorang pesepak bola ke tingkatan yang jauh berbeda.
Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam sesi wawancara eksklusif terbarunya bersama media olahraga terkemuka Spanyol, Diario AS, pada Kamis (17/9/2026).
Mbappe Sebut Real Madrid Bagian dari Sejarah Sepak Bola
Mbappe menjelaskan bahwa dirinya memang memendam asa untuk dapat merapat ke Real Madrid sejak usia muda. Ia pun menegaskan sama sekali tak menyimpan rasa penyesalan atas keputusannya hijrah ke Negeri Matador, kendati pada musim lalu gagal menyumbang piala bergengsi.
"Saya berharap bisa bergabung dengan klub terbaik di dunia dan menerima sambutan meriah dari para penggemar Real Madrid di seluruh dunia," ujar Mbappe dalam wawancara eksklusif dengan Diario AS.
"Ketika saya tiba di sini, saya sudah memiliki status tertentu, tetapi ketika Anda menjadi pemain Real Madrid, Anda mencapai level lain, level yang lebih tinggi."
Eks penggawa PSG ini lantas menguraikan pandangannya mengenai kedudukan istimewa Real Madrid di kancah sepak bola dunia.
"Saya percaya bahwa jika Anda ingin menjadi bagian dari sejarah sepak bola, Anda harus bermain untuk Real Madrid," tutur penyerang asal Perancis tersebut.
Selain aspek karier, Mbappe mengaku memperoleh ketenangan hidup setelah menetap di Kota Madrid. Proses penyesuaian diri dengan kebiasaan dan budaya Spanyol memberi kesan tersendiri baginya, mengingat ini menjadi pengalaman pertamanya berkarier di luar Perancis.
"Saya menemukan lebih banyak kedamaian di sini. Saya kurang merasa tenang di Perancis. Saya ingin mempelajari budaya baru dan beradaptasi dengan cepat dengan budaya Spanyol," lanjutnya.
Mbappe dan Peran Florentino Perez
Dalam percakapan tersebut, Mbappe juga membeberkan andil besar Presiden Real Madrid, Florentino Perez, di balik kesuksesan proses kepindahannya ke Santiago Bernabeu. Mbappe membocorkan bahwa komunikasi antara dirinya dan Perez telah terjalin intens selama kurang lebih satu dekade sebelum kesepakatan transfer benar-benar terwujud.
"Dialah yang membawa saya ke sini. Kami tetap berhubungan selama sepuluh tahun sebelum saya tiba," ujar Mbappe.
Ia menambahkan bahwa Perez senantiasa meyakinkannya bahwa di masa depan ia pasti akan berkostum Los Blancos.
"Dia selalu mengatakan kepada saya bahwa suatu hari saya akan bermain untuk Real Madrid, dan inilah saya, dan sangat bahagia," lanjutnya.
Mbappe menegaskan tidak membutuhkan bujukan dari pihak mana pun untuk berlabuh ke Real Madrid. Niat dan tekadnya membela klub raksasa Spanyol tersebut sudah dipahami betul oleh lingkaran keluarga dan kerabat terdekatnya.
"Tidak ada dan tidak seorang pun yang perlu meyakinkan saya untuk datang ke Real Madrid. Itu sudah jelas."
Saat ini, Mbappe mengaku begitu menikmati tiap kesempatan merumput di panggung Santiago Bernabeu. Menurutnya, tiap kali bertanding di markas keramat tersebut, selalu ada peluang untuk menciptakan momen-momen spektakuler baru.
"Ini stadion legendaris. Anda merasakan beban sejarah, dan setiap pertandingan berbeda," ujar Mbappe.
"Saya tahu tim dan saya akan mengalami lebih banyak malam ajaib di Bernabeu. Tidak ada tempat yang lebih baik di dunia selain salah satu malam ajaib itu," lanjutnya.