JAKARTA - Di tengah kebutuhan pembiayaan yang semakin beragam, kehadiran fintech pinjaman online atau peer-to-peer lending (P2P lending) terus menjadi pilihan masyarakat.
Proses yang cepat, syarat yang relatif mudah, serta akses digital menjadi daya tarik utama layanan ini. Namun di balik kemudahan tersebut, masyarakat dituntut untuk lebih cermat agar tidak terjerat pinjaman online ilegal yang berpotensi merugikan.
Istilah “pinjol” kerap diasosiasikan dengan praktik penagihan tidak manusiawi, bunga mencekik, hingga penyalahgunaan data pribadi.
Padahal, dalam konteks resmi, layanan ini dikenal sebagai pinjaman daring (pindar) yang berizin dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perbedaan mendasar inilah yang perlu dipahami sebelum memutuskan untuk meminjam dana secara online.
Memastikan legalitas penyelenggara menjadi langkah awal yang krusial. Pinjol legal wajib terdaftar dan memiliki izin OJK, serta mematuhi regulasi yang berlaku. Dengan memilih penyelenggara resmi, masyarakat memiliki perlindungan hukum dan kepastian mekanisme penyelesaian jika terjadi masalah di kemudian hari.
Jumlah Penyelenggara Pindar Resmi Menyusut Awal 2026
Memasuki Februari 2026, OJK mencatat jumlah penyelenggara P2P lending resmi sebanyak 94 perusahaan. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan akhir 2025 yang masih berjumlah 95 perusahaan.
Pengurangan tersebut terjadi setelah PT Astra Welab Digital Arta, pemilik layanan pindar Maucash, mengembalikan izin operasionalnya kepada OJK.
Penyesuaian jumlah penyelenggara ini menunjukkan bahwa industri pindar terus mengalami dinamika, baik dari sisi kepatuhan regulasi maupun konsolidasi bisnis. OJK secara konsisten melakukan pengawasan untuk memastikan seluruh pelaku industri memenuhi ketentuan, termasuk kewajiban permodalan dan tata kelola perusahaan.
Langkah pengawasan ini bertujuan menjaga kesehatan industri sekaligus melindungi konsumen. Dengan jumlah penyelenggara yang lebih terkendali, diharapkan kualitas layanan pindar semakin baik dan risiko bagi masyarakat dapat diminimalkan.
Kinerja Industri Pinjaman Daring Masih Tumbuh Positif
Di balik penyusutan jumlah penyelenggara, kinerja industri pinjaman daring secara keseluruhan masih menunjukkan tren pertumbuhan. Pada akhir 2025, outstanding pembiayaan pindar tercatat mencapai Rp96,62 triliun. Nilai tersebut tumbuh sebesar 25,44% secara tahunan atau year-on-year (YoY).
Pertumbuhan ini mencerminkan tingginya kebutuhan pembiayaan masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta individu yang belum terjangkau layanan perbankan konvensional. Pindar menjadi salah satu solusi untuk memperluas inklusi keuangan di Indonesia.
Sementara itu, tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) industri pindar pada Desember 2025 tercatat sebesar 4,32%. Angka ini masih berada di bawah batas maksimal yang ditetapkan OJK sebesar 5%. Kondisi tersebut menandakan bahwa tingkat risiko kredit di industri pinjaman daring masih terkendali.
Imbauan OJK agar Masyarakat Selalu Mengecek Legalitas Pinjol
Meski industri menunjukkan kinerja positif, OJK tetap mengingatkan masyarakat agar tidak lengah. Regulator secara tegas mengimbau masyarakat untuk hanya menggunakan jasa P2P lending yang telah berizin resmi. Langkah ini penting untuk menghindari praktik pinjol ilegal yang kerap merugikan konsumen.
“Hubungi Kontak OJK 157 melalui nomor telepon 157 atau layanan WhatsApp 081 157 157 157 untuk mengecek status izin penawaran produk jasa keuangan yang anda terima,” demikian imbauan dari OJK.
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memastikan apakah penawaran pinjaman yang diterima berasal dari perusahaan resmi atau tidak. OJK juga secara rutin mempublikasikan daftar penyelenggara pindar legal agar mudah diakses oleh publik.
Daftar Lengkap Pinjol Legal dan Berizin OJK Februari 2026
Berikut daftar pinjol legal resmi dan berizin OJK terbaru per Februari 2026:
PT Pasar Dana Pinjaman – Danamas
PT Amartha Mikro Fintek – Amartha
PT Indo Fin Tek – Dompet Kilat
PT Creative Mobile Adventure – Boost
PT Toko Modal Mitra Usaha – Tokomodal
PT Mitrausaha Indonesia Grup – Modalku
PT Pendanaan Teknologi Nusa – KTA Kilat
PT Kredit Pintar Indonesia – Kredit Pintar
PT Oriente Mas Sejahtera – Finmas
PT Aman Cermat Cepat – KlikA2C
PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia – Akseleran
PT Ammana Fintek Syariah – Ammana
PT Dana Pinjaman Inklusif – PinjamanGo
PT Lunaria Annua Teknologi – KoinP2P
PT Pohon Dana Indonesia – Pohondana
PT Mekar Investama Teknologi – Mekar
PT Pembiayaan Digital Indonesia – Adakami
PT Esta Kapital Fintek – Esta Kapital
PT Tri Digi Fin – KreditPro
PT Fintegra Homido Indonesia – FINTAG
PT Kredit Utama Fintech Indonesia – RupiahCepat
PT Mediator Komunitas Indonesia – Crowdo
PT Artha Dana Teknologi – Indodana
PT Julo Teknologi Finansial – JULO
PT Progo Puncak Group – Pinjamin
PT Layanan Keuangan Berbagi – DanaRupiah
PT Indonusa Bara Sejahtera – OVO Finansial
PT Finansial Integrasi Teknologi – PinjamModal
PT Alami Fintek Sharia – Alami
PT Simplefi Teknologi Indonesia – Awan Tunai
PT Dana Kini Indonesia – Danakini
PT Abadi Sejahtera Finansindo – Singa
PT Intekno Raya – Danamerdeka
PT Indonesia Fintopia Technology – Easycash
PT Kuaikuai Tech Indonesia – Pinjamyuk
PT Rezeki Bersama Teknologi – Finplus
PT Uangme Fintek Indonesia – Uangme
PT Stanford Teknologi Indonesia – PinjamDuit
PT Dana Syariah Indonesia – DANA SYARIAH
PT Berdayakan Usaha Indonesia – BATUMBU
PT Artha Permata Makmur – Cashcepat
PT Pinjaman Kemakmuran Rakyat – klikUMKM
PT Kredit Plus Teknologi – Pinjam Gampang
PT Cicil Solusi Mitra Teknologi – cicil
PT Lumbung Dana Indonesia – lumbungdana
PT Inovasi Terdepan Nusantara – 360 KREDI
PT Kreditku Teknologi Indonesia – Kredinesi
PT Pinduit Teknologi Indonesia – Pintek
PT Modal Rakyat Indonesia – Modal Rakyat
PT Anugerah Digital Indonesia – SOLUSIKU
PT Idana Solusi Sejahtera – Cairin
PT Trust Teknologi Finansial – TrustiQ
PT Harapan Fintech Indonesia – KLIK KAMI
PT Duha Madani Syariah – Duha SYARIAH
PT Sol Mitra Fintec – Invoila
PT Satustop Finansial Solusi – Sanders One Stop Solution
PT Dana Bagus Indonesia – DanaBagus
PT Teknologi Merlin Sejahtera – UKU
PT Fintek Digital Indonesia – KREDITO
PT Info Tekno Siaga – AdaPundi
PT Lentera Dana Nusantara – Lentera Dana Nusantara
PT Solusi Teknologi Finansial – Modal Nasional
PT Komunal Finansial Indonesia – Komunal
PT Cerita Teknologi Indonesia – Restock.ID
PT Grha Dana Bersama – Avantee
PT Gradana Teknoruci Indonesia – Gradana
PT Inclusive Finance Group – Danacita
PT IKI Karunia Indonesia – IKI Modal
PT Finansia Aira Teknologi – Ivoji
PT Bursa Akselerasi Indonesia – Indofund.id
PT LinkAja Modalin Nusantara – iGrow
PT Adiwisista Finansial Teknologi – Danai.id
PT Fidac Inovasi Teknologi – DUMI
PT Lampung Berkah Finansial Teknologi – LAHAN SIKAM
PT Qazwa Mitra Hasanah – qazwa.id
PT KrediFazz Digital Indonesia – KrediFazz
PT Doeku Peduli Indonesia – Doeku
PT Aktivaku Investama Teknologi – Aktivaku
PT Mulia Inovasi Digital – Danain
PT Indosaku Digital Teknologi – Indosaku
PT Fintech Bina Bangsa – EDUFUND
PT Kreasi Anak Indonesia – Gandeng Tangan
PT Piranti Alphabet Perkasa – PAPITUPI SYARIAH
PT Smartec Teknologi Indonesia – Bantu Saku
PT Digital Micro Indonesia – danabijak
PT Solid Fintek Indonesia – AdaModal
PT Sejahtera Sama Kita – Samakita
PT Kawan Cicil Teknologi Utama – KawanCicil
PT Klikcair Magga Jaya – KlikCair
PT Ethis Fintek Indonesia – ETHIS
PT Sahabat Mikro Fintek – SAMIR
PT Plus Ultra Abadi – UATAS
PT Pintar Inovasi Digital – Asetku
PT Mapan Global Reksa – Findaya