Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Capai 75 Persen, Gubernur Ansar Ahmad Jadi Responden Perdana

Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Capai 75 Persen, Gubernur Ansar Ahmad Jadi Responden Perdana
Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Capai 75 Persen, Gubernur Ansar Ahmad Jadi Responden Perdana

TANJUNGPINANG — Kediaman Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad di Jalan Peralatan, Kilometer 7, Tanjungpinang, mendadak ramai pada pekan ketiga Juni 2026. Sejumlah petugas berseragam rompi hitam datang untuk melakukan pendataan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar BPS.

Ansar yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam langsung menyambut kedatangan petugas. Ia bahkan menjamu mereka dengan mi lendir khas Tanjungpinang sebelum wawancara dimulai.

"Silakan dimakan dulu. Pasti belum pada sarapan," kata Ansar kepada petugas sensus.

Usaha UMKM yang Didata BPS

Dalam wawancara tersebut, orang nomor satu di Pemprov Kepri itu mengaku hanya memiliki satu unit usaha skala UMKM berupa kedai kopi di Tanjungpinang yang beroperasi sejak 2017. Pertanyaan yang diajukan petugas mencakup silsilah keluarga, jenis usaha, pendapatan, hingga aset rumah tangga.

Penetapan Ansar sebagai responden perdana menegaskan bahwa sensus ekonomi menyasar seluruh elemen masyarakat tanpa kecuali—dari pejabat negara, kepala daerah, tokoh masyarakat, sampai warga biasa. Ia pun mengajak semua lapisan masyarakat menerima petugas dan memberikan informasi yang benar, jujur, dan lengkap.

Target 197 Ribu Unit Usaha dan Peran Pelaku Digital

BPS Kepri mengerahkan 1.589 petugas sensus yang disebar ke tujuh kabupaten/kota. Pendataan tidak hanya menyasar bangunan khusus usaha, tetapi juga usaha rumahan berbasis daring, pedagang keliling, hingga pembuat konten di TikTok dan platform lain yang menghasilkan pendapatan.

Kepala BPS Kepri menyebut capaian 75 persen relatif tinggi berkat penerimaan masyarakat yang positif terhadap petugas. Para petugas juga dinilai sudah terbiasa menggunakan instrumen pendataan dibanding tahap awal sensus.

Saat ini petugas masih menggesa finalisasi pendataan perusahaan besar seperti industri, perdagangan, kompleks pertokoan, dan mal sebelum tenggat 31 Agustus 2026.

Jaminan Kerahasiaan Data Responden

BPS memprioritaskan keamanan data responden agar tidak bocor dan disalahgunakan. Prinsip yang diterapkan adalah terima petugas, isi jawaban dengan benar, dan rahasia (TIR).

Seluruh petugas yang mendata melalui aplikasi Survei dan Sensus (FASIH) tidak bisa melihat maupun mengunduh data responden. Data otomatis terkirim secara real time ke pusat data atau Big Data BPS RI.

Petugas sensus juga dilarang keras memberikan data individu responden kepada pihak lain. Data yang terkumpul akan menjadi acuan pola pembangunan ekonomi nasional untuk 10 tahun ke depan.

Kondisi geografis Kepri yang berupa kepulauan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam menjangkau seluruh wilayah pendataan hingga ke pelosok.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index