ONLINEKINI.ID — Dodge Challenger memang sudah pensiun dari lini produksi pada 2023, tapi pamornya di dunia modifikasi tak pernah redup. Liberty Walk, rumah modifikasi asal Nagoya, Jepang, kembali membuktikan hal itu lewat karya widebody terbaru yang diunggah langsung oleh pendirinya di akun Instagram pribadi. Proyek ini menyasar Challenger generasi ketiga versi awal, yang diproduksi antara 2008 hingga 2023, dan mengubah total karakter visualnya menjadi jauh lebih ekstrem.
Widebody Bolt-On dengan Fender Menggelembung Khas Liberty Walk
Identitas paling kuat dari proyek ini terletak pada paket body kit widebody yang menjadi ciri khas Liberty Walk. Ekstensi fender depan dan belakang dipasang dengan baut terekspos secara gamblang, menegaskan kesan fungsional ala mobil balap jalanan. Bentuk fender yang menggelembung dirancang presisi, membuat silhouette mobil tampak lebih padat, lebar, dan berdiri tegas.
Bagian depan diperkuat dengan lip apron tebal bernuansa sporty yang menyatu rapi di bawah bemper bawaan pabrik. Kap mesin juga diganti dengan unit kustom berventilasi udara (vented hood), yang tak hanya mempertegas aura sangar tetapi juga berfungsi membuang hawa panas dari mesin V8 di baliknya.
Velg Cekung Dalam dan Ground-Scraping ala Stance Jepang
Sektor kaki-kaki menjadi pusat perhatian utama. Setelah fender dilebarkan, ruang spakbor diisi penuh oleh pelek aftermarket berdesain palang Y-spoke dengan profil cekung (concave) sangat dalam. Dibungkus kelir hitam matang, pelek ini memiliki lebar ekstra sehingga terlihat kekar dari sudut manapun, dengan celah presisi yang membuatnya menyatu sempurna dengan fender.
Untuk mencapai posisi rebah yang dekat dengan aspal, Liberty Walk memasangkan sistem suspensi udara adjustable. Saat diturunkan ke titik terendah, bodi Challenger ini tampak hampir menempel pada jalan, menghadirkan visual ground-scraping yang menjadi favorit para penggemar gaya stance.
Kelir Abu-Abu dengan Grafis Khas Rumah Modifikasi
Seluruh bodi dibalut kelir abu-abu elegan (gray look) yang dipadukan dengan serangkaian stiker serta decal grafis khas Liberty Walk. Sentuhan grafis ini menjadi penanda identitas asli sang tuner, sekaligus memperkuat kesan balap pada keseluruhan tampilan mobil.
Interior dan Mesin Tetap Standar Pabrik
Sesuai tradisi Liberty Walk untuk proyek body kit standar, area interior tidak diubah. Tata letak dan material kabin diprediksi tetap mempertahankan versi bawaan pabrik. Hal yang sama berlaku pada dapur pacu—mesin asli Challenger dibiarkan tanpa perubahan mekanis. Fokus utama proyek ini memang murni pada seni rancang bodi ekstrem, membiarkan keindahan visual menjadi daya tarik utama tanpa intervensi pada performa.