ONLINEKINI.ID — Baseus menawarkan kabel USB-C braided 100W dengan layar LED kecil di konektornya, dijual USD 14,50 dari harga normal USD 19 lewat pengiriman Prime. Layar itu menampilkan daya pengisian secara real-time, fitur yang jarang ditemui di kabel seharga ini. Panjangnya 6,6 kaki atau sekitar dua meter, cukup untuk mengisi laptop, tablet, dan ponsel dari colokan yang jauh.
Kabel ini dibekali chip E-Marker yang mendukung aliran daya hingga 20V/5A. Chip tersebut otomatis mendeteksi tegangan dan arus yang dibutuhkan perangkat yang tersambung, lalu menampilkan besaran daya di modul LED. Pengguna jadi bisa melihat langsung apakah ponsel benar-benar mengisi daya pada kecepatan penuh atau justru melambat.
Untuk pasar Indonesia, kabel dengan kemampuan 100W masih relevan bagi pemilik laptop USB-C dan ponsel flagship yang mendukung pengisian cepat. Harga USD 14,50 setara dengan kabel pengisian cepat kelas menengah di toko lokal, meski belum ada informasi resmi soal ketersediaan dan harga di Indonesia.
Layar LED Jadi Pembeda di Kelas Harganya
Baseus menyematkan modul LED yang menampilkan daya pengisian secara langsung. Fitur semacam ini biasanya muncul di kabel atau charger premium dengan harga jauh lebih tinggi.
Spesifikasi utamanya:
- Daya hingga 100W dengan dukungan 20V/5A
- Chip E-Marker untuk deteksi tegangan dan arus otomatis
- Layar LED menampilkan daya pengisian real-time
- Panjang 6,6 kaki atau sekitar dua meter
- Konektor zinc alloy dan desain kabel dua lapis
- Kompatibel dengan laptop, tablet, dan smartphone USB-C
Konstruksi Diperkuat untuk Pemakaian Harian
Kabel ini memakai inti tembaga yang diperkuat dan desain dua lapis untuk menahan tekukan berulang. Konektornya terbuat dari zinc alloy yang diklaim lebih tahan aus dibanding konektor plastik biasa.
Klaim ketahanan itu penting karena kabel pengisian cepat sering rusak di bagian sambungan setelah pemakaian intensif. Baseus menyertakan layanan pelanggan 24 jam untuk produk ini.
Kompatibilitas Luas, tapi Perhatikan Perangkat
Kabel ini mendukung sebagian besar perangkat USB-C, mulai dari laptop, tablet, sampai smartphone. Namun daya 100W hanya tercapai jika perangkat dan adaptor yang dipakai juga mendukung standar tersebut.
Bagi pengguna di Indonesia yang terbiasa mengisi daya dengan charger bawaan ponsel, kabel ini bisa jadi peningkatan bila perangkat mendukung pengisian cepat di atas 60W. Tanpa adaptor yang sesuai, layar LED tetap berfungsi menampilkan daya, tapi angkanya akan mengikuti kemampuan adaptor yang terpasang.