Cara Ampuh Mengatasi Kulit Kering dan Kusam Berdasarkan Petunjuk Ahli

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:12:31 WIB
Ilustrasi Kulit kering.

JAKARTA - Kulit kering, mengelupas, hingga kelihatan kusam yang mengganggu—seluruh hal ini merupakan tanda-tanda dehidrasi pada kulit, suatu kondisi yang pernah dialami oleh banyak orang dalam kehidupan mereka. Dehidrasi kulit sering kali muncul tanpa disadari, baik saat cuaca panas, sedang stres, atau ketika kondisi kulit sedang tidak prima.

Apa saja tanda-tanda kulit mengalami dehidrasi? Menurut pakar kesehatan kulit, Dr Sophie Shotter, dehidrasi kulit sangat umum terjadi pada musim panas, namun banyak orang tidak menyadari bahwa mereka sedang mengalaminya.

"Salah satu tanda awal adalah berkurangnya kilau alami pada kulit," terang beliau, dikutip dari Vogue. "Kulit dapat kelihatan kusam lantaran dehidrasi memperlambat proses regenerasi sel, sehingga tumpukan sel kulit mati menumpuk di permukaan."

Di samping itu, kulit juga dapat kelihatan lebih tua dari biasanya, diiringi garis halus serta kerutan yang kian jelas terlihat, sekaligus menjadi lebih sensitif, mudah bereaksi, mengelupas, kasar, dan terasa tertarik. Apabila kulit mendadak terasa tidak nyaman tanpa alasan yang jelas, kemungkinan besar hal tersebut merupakan indikasi dehidrasi.

6 Langkah Penting Menghidrasi Kulit

1. Menggunakan Skincare dengan Bahan Penghidrasi

Pastikan rangkaian perawatan kulit dilengkapi oleh bahan-bahan utama penghidrasi, seperti serum yang mengandung hyaluronic acid. Selalu lapisi dengan pelembap yang tepat setelahnya untuk mengunci tingkat kelembapan. Produk bertipe formula sederhana pun tetap berdaya guna, termasuk losion semprot yang praktis dipakai bukan hanya bagi tubuh, melainkan juga dapat diusapkan pada wajah.

2. Memperkuat Skin Barrier

Apabila skin barrier terganggu, kulit menjadi rentan kehilangan cairan lewat lapisan kulit (transepidermal water loss) yang berujung pada kondisi dehidrasi. Oleh sebab itu, manfaatkan kandungan ceramide, omega, serta minyak alami (jika diperlukan) guna membangun kembali serta memperkuat skin barrier, saran ahli perawatan wajah sekaligus pendiri Skin Matters, Joanne Evans.

3. Melakukan Eksfoliasi Secukupnya

"Eksfoliasi secara teratur menggunakan chemical exfoliant yang lembut—saya pribadi menyukai lactic acid—dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan membuat bahan-bahan penghidrasi meresap lebih optimal ke dalam kulit," saran Dr Shotter. Amati kondisi kulit dan jangan melakukannya secara berlebihan, sebab eksfoliasi yang terlampau sering justru mampu merusak skin barrier dan memperburuk kondisi kulit.

4. Mengonsumsi Suplemen

"Kulit merupakan organ dengan dua sisi, sehingga pastikan kami juga melembapkan kulit dari dalam," terang Evans. "Selain rutin mengonsumsi ikan berlemak serta lemak sehat, saya juga menyarankan konsumsi suplemen omega."

5. Mengonsumsi Makanan Kaya Air

Di samping meminum air putih yang cukup, menyantap makanan yang kaya akan kandungan air menjadi langkah cerdas—terlebih sewaktu cuaca panas. Bahan makanan seperti mentimun, semangka, stroberi, selada, dan tomat mampu membantu proses rehidrasi tubuh sekaligus memberikan beragam khasiat kesehatan lainnya.

6. Melindungi Kulit dari Sinar Matahari

Dampak buruk akibat paparan sinar matahari tidak cuma memicu timbulnya hiperpigmentasi, kulit terbakar, hingga risiko terparah berupa kanker kulit, tetapi juga menyebabkan dehidrasi pada kulit. Pastikan kulit senantiasa terlindungi oleh tabir surya (SPF) berkualitas tinggi, yang saat ini banyak tersedia dalam formula ringan dan nyaman dipakai sehari-hari, bahkan di bawah sapuan riasan sekalipun.

Terkini