ONLINEKINI.ID — Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali memastikan kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi resmi berganti nama menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September 2026. Serah terima kapal dan pergantian bendera dari Italia ke Indonesia dijadwalkan berlangsung di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan disaksikan sejumlah pejabat tinggi TNI.
Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan kepastian itu usai meninjau langsung kapal induk tersebut di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok. Menurutnya, proses serah terima akan dilakukan di pelabuhan yang sama.
"Kemungkinan akan diserahkan dan menjadi kapal TNI Angkatan Laut atau menjadi Kapal Republik Indonesia atau KRI pada tanggal 24 September. Kemungkinan di tanggal yang sama akan ada pergantian bendera dari bendera Italia menjadi bendera Indonesia," kata Ali.
Perjalanan Panjang dari Italia ke Perairan Indonesia
Kapal induk Giuseppe Garibaldi tiba di Dermaga 107 pada Jumat pagi pukul 07.58 WIB. Kapal ini berangkat dari Italia pada 24 Agustus 2026 dengan pengawalan kapal perang Angkatan Laut Italia.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul menyebut selama perjalanan kapal singgah di beberapa negara, salah satunya Sri Lanka. Setelah itu, kapal masuk ke wilayah perairan Indonesia melalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I atau perairan Bangka, Kepulauan Bangka Belitung.
Saat memasuki wilayah Indonesia, kapal induk tersebut dikawal dua kapal perang TNI AL, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.
Pembenahan Fisik dan Mesin Sebelum Operasi
Meski belum resmi diserahkan, calon kapal induk pertama Indonesia itu akan tetap berada di tanah air. Ali menyatakan kapal akan diperbaiki dari segi pembenahan fisik dan perbaikan mesin.
Perbaikan itu dilakukan agar kapal sesuai dengan kebutuhan operasi TNI AL yang lebih condong pada operasi militer selain perang (OMSP). Penyesuaian ini menjadi bagian dari persiapan sebelum kapal difungsikan penuh dalam struktur armada TNI AL.
Penantian Kapal Induk Pertama
Kedatangan Giuseppe Garibaldi menandai babak baru bagi kekuatan laut Indonesia. Kapal ini menjadi kapal induk pertama yang akan memperkuat armada TNI AL setelah proses serah terima dan pergantian bendera rampung.
Pergantian nama menjadi KRI Sriwijaya sekaligus menegaskan status kapal sebagai aset resmi TNI Angkatan Laut. Sejumlah pejabat tinggi TNI dijadwalkan hadir menyaksikan prosesi tersebut pada 24 September 2026.