ONLINEKINI.ID — Kesiapan pasokan listrik menjadi prioritas utama karena hampir seluruh rangkaian acara bergantung pada sistem tata suara, pencahayaan, videotron, dan perangkat komunikasi. PLN UID S2JB tidak hanya menyiapkan sumber utama, tetapi juga jalur cadangan dan perangkat pendukung untuk mengantisipasi gangguan mendadak.
Sehari sebelum acara puncak, tim teknis PLN telah memeriksa seluruh jaringan saat gladi bersih di stadion. Penyulang dari Gardu Induk Jakabaring ditetapkan sebagai sumber pasokan utama, sementara penyulang cadangan disiapkan untuk manuver kelistrikan jarak jauh melalui sistem SCADA di Gardu Hubung Stadion Utama Jakabaring.
Lapisan Pengaman Ekstra di Tengah Keramaian
Untuk melindungi perangkat audiovisual yang krusial, PLN menyiagakan unit catu daya tanpa gangguan (UPS) berkapasitas 200 kilovolt ampere (kVA). General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, menegaskan pengamanan dilakukan secara berlapis untuk memperkecil risiko gangguan selama kegiatan berlangsung.
"Sejak tahap persiapan dan gladi bersih, kami telah memeriksa jaringan, memastikan kesiapan pasokan utama dan cadangan, serta menempatkan petugas di titik-titik kegiatan. Alhamdulillah, seluruh rangkaian Apel Akbar Satlinmas berjalan lancar dengan pasokan listrik aman tanpa kedip," kata Diksi dalam keterangan resminya.
Petugas PLN dan tim pelayanan teknik disiagakan langsung di lokasi agar dapat segera bertindak apabila muncul kondisi yang memerlukan penanganan. Menurut Diksi, keandalan listrik merupakan bagian dari pelayanan publik sekaligus bentuk dukungan PLN terhadap penyelenggaraan agenda pemerintahan berskala nasional.
Bukan Hanya Stadion, 10 Titik Strategis Ikut Dikawal
Pengamanan kelistrikan tidak berhenti di Stadion Utama Gelora Sriwijaya. PLN UID S2JB secara paralel menyiagakan pasokan untuk mengawal rangkaian kunjungan kerja Kejaksaan Agung, Jaksa Agung Muda Intelijen, serta Kepala Staf TNI Angkatan Darat beserta rombongan di Sumatera Selatan pada 26–28 Agustus 2026.
Belasan petugas disebar di 10 titik strategis, meliputi Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, kawasan perhotelan, Pulau Kemaro, Griya Agung, Helipad Jakabaring, Helipad Dodiklatpur Baturaja, Jembatan Gantung Garuda Baturaja, hingga PT Arwana di Kabupaten Ogan Ilir.
Untuk mengamankan seluruh rangkaian tersebut, PLN UID S2JB mengerahkan 11 penyulang, dua unit UPS berkapasitas total 300 kVA, serta delapan unit genset. Petugas pemantau ditempatkan di setiap titik untuk mempercepat penanganan apabila muncul kondisi yang membutuhkan tindakan cepat.
Koordinasi Lintas Instansi Kunci Kelancaran
Diksi mengapresiasi kesiagaan petugas serta koordinasi yang terjalin dengan panitia, pengelola lokasi, pelanggan, dan pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi ini dinilai menjadi faktor utama yang membuat pengamanan kelistrikan berjalan sesuai rencana.
"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh petugas di lapangan dan kolaborasi bersama stakeholder. PLN UID S2JB akan terus menjaga keandalan pasokan untuk mendukung kegiatan strategis dan pelayanan publik di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu," ujar Diksi.
Seluruh rangkaian kunjungan kerja dan apel akbar berakhir dengan kondisi pasokan listrik aman. Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti kesiapan infrastruktur kelistrikan Sumatera Selatan dalam menopang event berskala nasional yang melibatkan ribuan peserta dan pejabat tinggi negara.