Gubernur BI Destry Damayanti Kunci Sukses Periode 2026-2031 pada Stabilitas Moneter dan Prinsip 3I+S

Gubernur BI Destry Damayanti Kunci Sukses Periode 2026-2031 pada Stabilitas Moneter dan Prinsip 3I+S

ONLINEKINI.ID — Pelantikan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk masa bakti 2026-2031 di gedung Mahkamah Agung Jakarta menjadi penanda arah kebijakan moneter lima tahun ke depan. Ia dipercaya melanjutkan estafet kepemimpinan bank sentral di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan mendapat pengesahan dari DPR RI.

Dalam pernyataan resminya, Destry menegaskan komitmennya untuk mengawal visi Indonesia Maju dengan mengedepankan prinsip kebijakan yang menyeluruh. Fokus utamanya tidak hanya pada pertumbuhan, tetapi juga ketahanan ekonomi nasional yang saat ini menghadapi tekanan eksternal yang signifikan.

Tekanan Global dan Prioritas Stabilitas Jangka Pendek

Eskalasi ketidakpastian ekonomi global masih menjadi bayang-bayang utama bagi pengambil kebijakan moneter domestik. Destry menyoroti situasi ini sebagai faktor krusial yang menuntut BI untuk memperkuat bantalan makroekonomi dari gejolak eksternal.

"Amanah dan mandat yang dibebankan ini menjadi tanggung jawab kami untuk dijalankan secara optimal. Ke depan, kami terus memfokuskan kebijakan yang memenuhi prinsip 3I plus S, yaitu bersifat impactful, inklusif, integratif, serta bertumpu pada Sinergi Merah Putih," ujar Destry selepas acara pengambilan sumpah jabatan di gedung Mahkamah Agung (MA) Jakarta, Rabu (2/9/2025).

Dalam jangka pendek, stabilitas menjadi kata kunci. Hal ini berarti langkah-langkah untuk menjaga nilai tukar rupiah dan mengendalikan inflasi akan lebih dominan dibandingkan akomodasi pertumbuhan jika terjadi benturan kepentingan.

Nomenklatur 3I+S untuk Bauran Kebijakan

Kerangka kerja yang ditawarkan Destry tidak sekadar jargon. Rincian prinsip tersebut diharapkan menjadi panduan teknis dalam setiap pengambilan keputusan operasional di pasar uang dan sistem pembayaran.

  • Impactful: Setiap instrumen kebijakan harus memberikan efek nyata dan terukur terhadap perekonomian riil, bukan hanya berdampak teoritis di pasar keuangan.
  • Inklusif: Manfaat stabilitas dan pertumbuhan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk sektor UMKM dan daerah tertinggal.
  • Integratif: Kebijakan moneter tidak berjalan sendiri, melainkan terintegrasi dengan kebijakan fiskal pemerintah dan sektor keuangan.
  • Sinergi Merah Putih: Kolaborasi erat antar lembaga negara menjadi fondasi untuk mencegah kebijakan yang tumpang tindih dan memastikan efektivitas di lapangan.

Arti Penting Pengesahan Trio Dewan Gubernur

Proses politik di DPR RI yang mengesahkan tiga anggota Dewan Gubernur periode 2026-2031 menjadi titik awal konsolidasi kekuatan BI. Destry menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepercayaan yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto dan legislatif.

Dukungan politik ini dinilai krusial untuk menjaga independensi bank sentral dalam menjalankan tugasnya. Dengan kepemimpinan yang solid, pasar diharapkan menanggapi positif kelangsungan kebijakan dan berkurangnya ketidakpastian transisi kepemimpinan di institusi moneter tertinggi tanah air.

Ke depan, seluruh mata akan tertuju pada langkah konkret pertama Dewan Gubernur baru dalam merespons dinamika nilai tukar dan arus modal asing yang kerap bergejolak.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index