Politisi Republik Thomas Massie Ajukan Pemakzulan Menhan AS Pete Hegseth

Politisi Republik Thomas Massie Ajukan Pemakzulan Menhan AS Pete Hegseth

ONLINEKINI.ID — Anggota DPR AS dari Partai Republik, Thomas Massie, resmi mengajukan resolusi pemakzulan terhadap Menteri Pertahanan Pete Hegseth pada Selasa (15/9/2026). Langkah ini menuduh Hegseth menyalahgunakan jabatan dengan memerintahkan serangan ke Iran tanpa persetujuan Kongres. Resolusi berstatus prioritas itu memaksa DPR membahasnya dalam dua hari kerja, meski peluang lolosnya tipis.

Resolusi pemakzulan yang diajukan Thomas Massie menyasar Pete Hegseth atas dugaan penyalahgunaan wewenang. Massie menilai Hegseth melaksanakan perintah serangan militer terhadap Iran tanpa lebih dulu mendapat persetujuan dari Kongres Amerika Serikat.

Status privileged yang disematkan pada resolusi itu membuat DPR AS wajib membahasnya dalam waktu dua hari kerja. Mekanisme ini memberi Massie jalur paksa untuk menghadirkan pemungutan suara, kendati dukungan politik terhadap langkahnya belum jelas.

Alasan Massie Menempuh Jalur Pemakzulan

Massie dikenal vokal mengkritik kebijakan perang melawan Iran dan bantuan militer AS untuk Israel. Kritik itu ia bawa ke ranah formal melalui pasal-pasal pemakzulan terhadap Hegseth.

Politikus asal Kentucky ini tidak akan mencalonkan diri kembali dalam pemilu paruh waktu pada 3 November. Ia kalah dalam pemilihan pendahuluan pada Mei dari kandidat Republik lain yang didukung Presiden Donald Trump.

Kekalahan Massie dipicu kemarahannya terhadap Trump. Ia memimpin upaya membuka dokumen Departemen Kehakiman terkait kasus kejahatan predator seks Jeffrey Epstein, langkah yang membuat hubungannya dengan Gedung Putih merenggang.

Peta Dukungan dan Dinamika Internal Partai Republik

Massie dikalahkan Ed Gallrein, mantan anggota Navy SEAL yang mendapat dukungan Trump serta pendanaan besar dari kelompok-kelompok pro-Israel. Konstelasi itu memperlihatkan garis pemisah di tubuh Partai Republik menjelang pemilu paruh waktu.

Resolusi pemakzulan ini berpotensi memecah internal partai. Sejumlah anggota Republik yang mendukung kebijakan luar negeri Trump berhadapan dengan faksi yang menginginkan pembatasan keterlibatan militer AS di Timur Tengah.

Meski kemungkinan besar tidak disetujui, pemungutan suara yang dipaksa Massie akan memaksa setiap anggota DPR menunjukkan sikap. Posisi mereka soal serangan ke Iran dan peran Hegseth akan terekam dalam catatan resmi kongres.

Peluang Lolos dan Implikasi Politik

Ambang suara untuk memakzulkan seorang menteri di DPR AS tinggi. Tanpa dukungan mayoritas, resolusi Massie lebih berfungsi sebagai pernyataan politik ketimbang jalur pemecatan Hegseth.

Namun pembahasan wajib dalam dua hari kerja tetap memberi tekanan publik. Isu perang Iran dan hubungannya dengan Israel menjadi salah satu tema yang membelah basis pemilih Republik menjelang 3 November.

Bagi Massie, langkah ini menegaskan posisinya sebagai pengkritik kebijakan perang di sisa masa jabatannya. Ia memilih menempuh mekanisme kongres ketimbang mencalonkan diri kembali, setelah kalah di pendahuluan Mei lalu.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index