ONLINEKINI.ID — Dua jenazah korban musibah KM Virgo Transport 8 tiba di rumah duka Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Rabu (16/9/2026) petang. Keduanya adalah Erick Maisul Latif (37) dan Risyan Kurnia Putra (28) yang dibawa dari Kalimantan melalui Jakarta dengan pengawalan petugas Kementerian Perhubungan dan kepolisian. Dari 22 warga Garut dalam daftar korban, 12 orang dilaporkan selamat dan masih berada di Banjarmasin.
Rombongan jenazah tiba sekitar pukul 17.20 WIB. Keluarga dan warga sudah menunggu di sekitar rumah duka sejak siang.
Tangis keluarga pecah saat kedua ambulans memasuki lingkungan permukiman. Jenazah diturunkan dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di lokasi tak jauh dari rumah duka.
Pemulangan Ditanggung Kementerian Perhubungan
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut Marlinda Siti Hana menyatakan proses pemulangan dua korban sepenuhnya ditanggung Kementerian Perhubungan. Pengantaran dilakukan bertahap dari Kalimantan menuju Jakarta sebelum diteruskan ke Garut.
"Jenazah tiba di Garut untuk selanjutnya dilakukan serah terima ke keluarganya," kata Marlinda, Kamis (17/9/2026).
Pemerintah daerah masih memantau kondisi korban selamat. Mereka membutuhkan penanganan sebelum dipulangkan ke daerah asal.
12 Korban Selamat Masih Ditangani di Banjarmasin
Dari 22 warga Garut yang berada dalam daftar korban, 12 orang dilaporkan selamat. Mereka saat ini masih berada di Banjarmasin, Kalimantan.
"Untuk korban yang selamat masih ditangani di sana, secepatnya akan dibantu pemulangan ke Garut," ujar Marlinda.
Proses pencarian terhadap korban lain yang belum ditemukan masih berlangsung. Pemerintah Kabupaten Garut terus berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai perkembangan penanganan korban.
Musibah Terjadi di Perairan Laut Jawa
Musibah KM Virgo Transport 8 terjadi di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026) dini hari. Peristiwa tersebut melibatkan puluhan warga Garut yang berada dalam perjalanan menggunakan kapal tersebut.
Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai penyebab musibah. Pemerintah Kabupaten Garut menyatakan akan terus memperbarui perkembangan penanganan korban.