AS Tolak Visa Presiden Palestina Mahmoud Abbas Jelang Sidang Umum PBB

Kamis, 17 September 2026 | 09:14:00 WIB

ONLINEKINI.ID — Amerika Serikat kembali menolak visa masuk bagi Presiden Palestina Mahmoud Abbas menjelang Sidang Umum PBB di New York pekan depan. Penolakan tahun kedua berturut-turut ini disertai perpanjangan sanksi visa bagi anggota PLO dan pejabat Otoritas Palestina.

Kementerian Luar Negeri AS mengumumkan perpanjangan sanksi visa yang melarang masuknya anggota Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dan pejabat Otoritas Palestina (PA). Kebijakan itu berlaku beberapa hari sebelum Sidang Umum PBB dimulai di New York.

Otoritas AS tidak menjelaskan alasan spesifik penolakan visa terhadap Abbas. Namun, Washington menuduh Otoritas Palestina dan organisasi terkait "gagal melakukan reformasi".

Alasan di Balik Penolakan Visa

Kementerian Luar Negeri AS menyatakan para pejabat Palestina "mengabaikan negosiasi dengan mencari pengakuan sepihak" atas negara Palestina. Tudingan lain, PLO dan PA dinilai memberi tunjangan kepada teroris serta menggaungkan terorisme.

"Sebagai konsekuensi dari kegagalan mereka untuk melakukan reformasi Amerika Serikat akan memperpanjang sanksi yang menolak pemberian visa kepada anggota PLO dan pejabat PA," kata Kementerian Luar Negeri AS, dikutip dari Anadolu Agency.

Pernyataan itu dikeluarkan pada Rabu (16/9), beberapa hari sebelum sidang tahunan PBB dibuka. Sanksi visa diperpanjang untuk periode yang tidak diungkap secara rinci.

Pola Berulang Dua Tahun Berturut-turut

Ini bukan pertama kali AS menghalangi kehadiran pemimpin Palestina di forum PBB. Tahun lalu, otoritas AS juga menolak visa bagi pejabat PLO dan PA menjelang Sidang Umum PBB.

Kala itu, Abbas menyampaikan pidatonya secara daring karena tidak bisa hadir langsung di New York. Pola serupa kini terulang, memaksa delegasi Palestina menyesuaikan rencana kehadiran mereka.

Penolakan visa ini memperlihatkan posisi Washington yang tetap keras terhadap kepemimpinan Palestina. Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari pihak Palestina soal langkah AS terbaru.

Implikasi bagi Diplomasi Palestina di PBB

Sidang Umum PBB menjadi panggung utama bagi Palestina untuk menggalang dukungan internasional. Tanpa kehadiran Abbas secara langsung, upaya melobi negara-negara anggota diprediksi menghadapi hambatan.

Sejumlah negara telah mengakui negara Palestina secara sepihak dalam beberapa waktu terakhir. AS menilai langkah itu sebagai upaya yang mengabaikan jalur negosiasi dengan Israel.

Hingga kini, belum ada keterangan apakah Abbas akan kembali menyampaikan pidato secara daring seperti tahun lalu. Keputusan akhir soal kehadiran delegasi Palestina di New York masih menunggu perkembangan.

Terkini