ONLINEKINI.ID — Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (16/9/2026), untuk membahas pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan rapat ini akan membahas langkah-langkah mendorong pemanfaatan potensi energi domestik, termasuk program di atas B50. Para menteri tiba sejak pukul 16.00 WIB, termasuk Menteri Keuangan Suahasil Nazara yang baru pertama kali mengikuti ratas usai dilantik.
Rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto itu dihadiri sejumlah menteri bidang ekonomi dan energi. Selain Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Keuangan Suahasil Nazara, hadir Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, serta Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti.
Kedatangan para menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta terpantau sejak pukul 16.00 WIB. Suahasil Nazara tampil perdana dalam forum ratas setelah dilantik menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada 14 September 2029.
Bahlil Laporkan Pemanfaatan Energi Domestik dan Program B50
Bahlil Lahadalia menyatakan akan melaporkan soal pemanfaatan potensi energi dalam negeri untuk mendorong program B50. Ia menyebut rapat ini membahas beberapa langkah pemenuhan kebutuhan energi nasional.
"Hari ini kami akan melakukan rapat dengan Bapak Presiden terkait dengan beberapa langkah-langkah ralam rangka memenuhi kebutuhan energi di dalam negeri kita," kata Bahlil kepada wartawan, Rabu.
Bahlil enggan memerinci isi laporannya sebelum rapat selesai. Ia hanya menyebut salah satu fokus pembahasan adalah pengembangan energi dengan memanfaatkan potensi yang ada di dalam negeri.
"Setelah rapat saya akan menyampaikan. Mungkin salah satu di antaranya adalah kita akan melakukan pengembangan dengan memanfaatkan potensi yang ada di dalam negeri kita. Kita akan dorong untuk di atas B50 ya," jelas dia.
Suahasil Nazara Bungkam soal Isi Ratas
Menteri Keuangan Suahasil Nazara juga enggan menjelaskan apa yang akan disampaikannya dalam rapat. Ia memilih menunda keterangan hingga forum selesai.
"Nanti disampaikan," ucap Suahasil.
Rapat terbatas ini menjadi penanda pertama Suahasil masuk ke lingkaran ratas Istana sejak dilantik menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada 14 September 2029. Posisinya di kursi Menkeu membuatnya langsung masuk dalam pembahasan kebijakan energi yang bersinggungan dengan fiskal negara.
Program B50 dan Arah Kebijakan Energi ke Depan
Program B50 merujuk pada pencampuran biodiesel ke dalam bahan bakar solar dengan komposisi yang lebih tinggi dari kebijakan sebelumnya. Pemerintah mendorong pemanfaatan potensi energi dalam negeri sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar.
Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti turut hadir dalam ratas ini. Kehadiran otoritas moneter menandakan pembahasan energi tidak lepas dari dampak fiskal dan moneter, terutama soal subsidi dan stabilitas harga energi.
Belum ada keterangan resmi soal hasil rapat. Bahlil menyatakan akan menyampaikan detail usai forum selesai, sementara Suahasil memilih menunda penjelasan. Keduanya sepakat menyerahkan pengumuman resmi ke Istana.