ONLINEKINI.ID — Festival musik Pestapora 2026 resmi digelar selama tiga hari pada 25-27 September 2026 di Gambir Expo dan Hall D2 JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Penyelenggara mengumumkan sejumlah nama besar pada fase kedua, termasuk Sheila On 7, Kerispatih bersama Sammy Simorangkir, King Nassar, Saykoji, Erwin Gutawa Orchestra, dan Syahrini. Tambahan itu melengkapi lebih dari 80 nama yang sudah diumumkan pada fase pertama.
Pengumuman fase kedua menghadirkan sejumlah nama yang selama ini jarang tampil dalam satu panggung festival yang sama. Kerispatih dijadwalkan tampil bersama Sammy Simorangkir dalam format kolaborasi.
Sheila On 7 dan Saykoji Isi Hari Kedua
Hari kedua menjadi jadwal penampilan Sheila On 7, salah satu nama paling dikenal dalam perjalanan musik Indonesia. Saykoji juga dijadwalkan mengisi hari yang sama dengan karakter hip-hop yang lekat dengan kehidupan sehari-hari dan budaya pop.
Erwin Gutawa Orchestra melengkapi daftar hari kedua. Format pertunjukan orkestra membawa warna berbeda dibanding penampil lain di panggung festival.
Kolaborasi Kerispatih dan King Nassar di Hari Pertama
Hari pertama dibuka dengan penampilan Kerispatih bersama Sammy Simorangkir. Kolaborasi ini menjadi salah satu format spesial yang disiapkan penyelenggara.
King Nassar turut meramaikan hari pertama. Syahrini dijadwalkan hadir pada hari ketiga untuk melengkapi deretan penampil.
Lebih dari 80 Nama Sudah Diumumkan Sejak Fase Pertama
Pengumuman fase kedua melanjutkan daftar yang sudah dirilis sebelumnya. Fase pertama menghadirkan lebih dari 80 nama, dari Jirayut dan Keroncong Agak Laen hingga Burgerkill, The SIGIT, Koil, Barasuara, For Revenge, dan Morfem.
Musisi lintas generasi juga masuk dalam daftar. Project Pop, God Bless, dan Inul Daratista akan tampil berdampingan dengan Raisa, Tulus, Mahalini, Bernadya, serta Souljah.
Rock, Pop, Folk, hingga Orkestra dalam Satu Panggung
Keragaman genre menjadi ciri Pestapora 2026, mulai dari rock, pop, folk, hip-hop, reggae, hingga musik orkestra. Konsep One Stop Celebration menjadi dasar penyelenggara mempertemukan berbagai generasi penikmat musik.
Penonton dapat menemukan musisi yang telah menemani perjalanan musik Indonesia selama puluhan tahun sekaligus nama-nama yang mewakili generasi lebih baru. Rangkaian acara berlangsung tiga hari penuh di dua lokasi yang berdampingan.